Sumber Makanan yang Meningkatkan Sel Darah Merah, Apa Saja?

Tubuh membutuhkan asupan vitamin, mineral, dan nutrisi untuk mencukupi jumlah produksi sel darah merah (eritrosit).

Seseorang yang mengalami anemia (kekurangan sel darah merah) berisiko menimbulkan berbagai komplikasi.

Itu sebabnya, kadar sel darah merah harus tetap tercukupi, dilansir Healthline.

Ada berbagai penyebab anemia, salah satunya karena kekurangan zat besi, asam folat, dan kehilangan banyak darah.

Anemia bisa dicegah dengan mengonsumsi makanan penambah darah.

1.

Daging merah Mengutip Medical News Today, makanan mengandung zat besi meningkatkan produksi sel darah merah.

Sumber zat besi bisa didapat dari daging merah antara lain sapi dan kambing.

Kandungan zat besi dari 100 gram daging merah atau memenuhi kebutuhan harian sebesar 15 persen.

2.

Kacang dan biji-bijian Kandungan zat besi dalam kacang dan biji-bijian cukup tinggi.

Konsumsi makanan jenis ini cocok menambah sel darah merah dalam tubuh.

Mengutip Healthline, kacang dan biji-bijian merupakan sumber tembaga yang secara berguna menghasilkan sel darah merah.

Itu juga membantu proses memperbanyak sel darah merah dalam tubuh.

Jenis kacang dan biji-bijian ini antara lain mete, kedelai, biji bunga matahari, biji labu.

3.

Buah-buahan Mengutip dari NDTV Food, delima mengandung zat besi, vitamin A, C dan E.

Asam askorbat yang terkandung dalam buah delima dapat meningkatkan zat besi pendukung utama produksi sel darah merah.

Pisang merangsang produksi hemoglobin, karena mengandung zat besi.

Pisang pun sumber asam folat baik yang merupakan vitamin B kompleks untuk produksi sel darah merah.

Pisang merangsang produksi haemoglobin, karena mengandung zat besi.

Pisang pun sumber asam folat baik yang merupakan vitamin B kompleks untuk produksi sel darah merah.

Buah persik merupakan sumber vitamin C dan zat besi.

Vitamin C membantu menyerap zat besi yang dapat mencegah kerusakan sel darah merah.

NAOMY A.

NUGRAHENI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.