6 Karakteristik Reptil yang Membedakannya dari Hewan Lain

Jakarta -Hewan-hewan yang ada di Bumi dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis berdasarkan karakteristik yang mereka miliki, salah satunya yakni hewan reptil.

Dilansir dari World Atlas, istilah ‘reptil’ berasal dari bahasa Latin yang artinya binatang merayap.

Contoh reptil antara lain ular, buaya, kadal, kura-kura, tokek, dan bunglon.

Reptil adalah hewan berdarah dingin.

Artinya, mereka tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri.

Jenis hewan ini pertama berevolusi sekitar 320 juta tahun yang lalu dari vertebrata berkaki empat yang dikenal sebagai reptiliomorph.

Berikut ini adalah 6 karakteristik reptil yang membedakannya dari jenis hewan lain : Reptil memiliki sisik yang menutupi tubuhnya.

Berbeda dari sisik ikan yang terbentuk dari dermis, sisik reptil terbuat dari keratin dan terbentuk dari epidermis.

Sisik reptil memiliki bentuk yang bervariasi bergantung pada spesiesnya.

Sisik berfungsi untuk melindungi tubuh reptil, membantu mempertahankan kelembapan, membantu pergerakan, serta bertanggung jawab atas warna dan pola tubuh.

Reptil termasuk dalam golongan hewan yang memiliki tulang belakang atau vertebrata.

Reptil juga memiliki rantai elemen bertulang dari ekor ke kepala.

Endoskeleton reptil terdiri dari kranium, pelengkap, dan gelang kaki.

Endoskeleton melindungi jaringan dalam dan membantu pergerakan tubuh.

Sementara kerangka reptil berbeda dari satu spesies ke spesies lainnya.

Reptil bernapas melalui paru-paru mereka.

Meskipun kura-kura memiliki kulit permeabel yang menjadi tempat pertukaran gas, beberapa spesies juga meningkatan laju pertukaran gas melalui kloaka, namun proses pernapasan hanya dapat diselesaikan melalui paru-paru.

Proses pernapasan dapat berbeda antara satu spesies dengan spesies yang lain.

Pada kadal dan ular, paru-paru diventilasi oleh otot-otot aksial yang juga digunakan dalam pergerakan.

Oleh karena itu, sebagain besar spesies terpaksa menahan napas selama aktivitas yang intens.

Hewan-hewan reptil memiliki empat kaki, kecuali ular.

Meski demikian, ular tetap menjadi pemangsa yang sukses.

Di sisi lain, kadal memiliki empat kaki, namun mereka memiliki gaya berjalan bergantian yang membatasi daya tahannya.

Kebanyakan reptil adalah hewan berdarah dingin.

Mereka tidak memiliki sarana psikologis untuk mengatur suhu tubuh mereka dan harus bergantung pada lingkungan eksternal.

Reptil sering berjemur di bawah sinar mata hari atau berhibernasi selama musim dingin untuk menaikkan suhu tubuhnya.

Ketika matahari terlalu terik, mereka akan pergi ke tempat teduh atau berendam di air untuk mendinginkan tubuh.

Kebanyakan reptil bereproduksi secara seksual, namun ada juga yang bereproduksi secara aseksual.

Kegiatan reproduksi berlangsung melalui kloaka yang terletak di pangkal ekor.

Setelah senggama berhasil, reptil betina akan bertelur.

Beberapa reptil mengerami telur dengan meletakkannya di atasnya, sementara yang lain menguburnya di pasir sampai menetas.

SITI NUR RAHMAWATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.